iklan

Mengenal SCORM

ADSENSE Link Ads 200 x 90
ADSENSE 336 x 280


Mungkin anda pernah mendengar istilah SCORM? Seperti kita ketahui, Portal e-Learning Rumah Banjar juga mengadopsi konten berupa SCORM di dalamnya.  Baik itu SCORM yang anda buat dengan aplikasi tertentu, maupun SCORM hasil konversi dari konten pelajaran yang sudah ada di Rumah Banjar sebelumnya.  Namun sudahkah anda mengenal SCORM lebih dekat?

SCORM (Shareable Content Object Reference Model) adalah standar pendistribusian paket e-Learning yang dapat digunakan untuk menampung berbagai spesifikasi dan standar untuk konten e-Learning berbasis web dengan mengacu pada interoperability, accesibility, dan reusability (Rice 2006).



Tujuan dari SCORM adalah sebuah upaya untuk mulai menyeragamkan pengembangan sistem e-Learning berbasiskan teknologi web yang disebut Learning Management Systems (LMS). SCORM menggunakan pendekatan object oriented dan memandang bahwa setiap learning object atau content object sebagai sekumpulan objek yang dapat disatukan untuk membangun suatu sistem yang lebih besar.

Sebagai contoh, ketika suatu Portal e-Learning/ Learning Management System (LMS) ingin bertukar konten e-learning yang dimilikinya dengan konten e-learning LMS lain, misal saja LMS yang dimiliki oleh Sekolah A  berbeda dengan LMS yang dimiliki  Sekolah B. Dan suatu ketika LMS Sekolah A membutuhkan konten materi pelajaran yang ada pada LMS Sekolah B, maka LMS Sekolah A tidak perlu mengkonversi konten materi pelajaran yang ada di LMS Sekolah B untuk menjadi kompatibel dengan LMS Sekolah A. Dengan mengadopsi standar SCORM, berbagi konten materi pelajaran pun dapat dilakukan dengan mudah jika Sekolah A dan Sekolah B menggunakan standar yang sama dalam pembuatan konten walaupun memiliki Learning Management System (LMS) yang berbeda.

Sampai saat ini terdapat tiga versi SCORM yang telah dibuat oleh ADL. Masing-masing versi tersebut akan terus berkembang dan mengalami perubahan. Ketiga versi SCORM tersebut adalah SCORM 1.1, SCORM 1.2, dan SCORM 2004 yang juga dapat dianggap SCORM versi 1.3. Ketiga versi SCORM tersebut walaupun agak berbeda namun tetap disusun berdasarkan konsep yang sama yaitu tetap memenuhi syarat berikut :


  1. Accessibility, kemampuan untuk mencari dan mengakses komponen instruksional dari suatu lokasi dan mengirimkannya ke banyak lokasi lain. 
  2. Adaptability, kemampuan untuk menyesuaikan materi sesuai dengan kebutuhan pribadi dan organisasi.
  3. Affordability, kemampuan untuk meningkatkan efisiensi dan produktifitas dengan mengurangi biaya dan waktu yang dibutuhkan dalam pengiriman materi. 
  4. Durability, kemampuan bertahan dari perkembangan dan perubahan teknologi tanpa banyak mengeluarkan biaya untuk mendesain, mengkonfigurasi serta penyimpanan ulang.
  5. Interoperability, kemampuan untuk mengambil komponen-komponen materi yang dikembangkan di suatu lokasi dengan kelengkapan tool atau platformnya dan menggunakannya di tempat lain dengan tool atau platform yang berbeda. 
  6. Reusability, kemudahan menggabungkan dan menggunakan kembali komponen–komponen materi dalam aplikasi–aplikasi dan konteks–konteks bertingkat. (Mackenzie 2004).


Semoga Bermanfaat


Sumber :

1. http://munawar.web.id/scorm-sebuah-konsep-pembelajaran-maya-masa-depan/

2. https://myscorm.wordpress.com/2007/06/19/apa-itu-scorm/

ADSENSE 336 x 280 dan ADSENSE Link Ads 200 x 90

0 Response to "Mengenal SCORM"

Posting Komentar